Tingkat Pengetahuan Bahaya Gula dan Teman Sebaya dengan Perilaku Konsumsi Minuman Manis pada Siswa
DOI:
https://doi.org/10.55623/au.v7i1.639Keywords:
Tingkat pengetahuan, Bahaya gula, Teman sebaya, Perilaku konsumsi, Minuman manisAbstract
Konsumsi minuman manis pada remaja masih tergolong tinggi dan berisiko menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti obesitas, diabetes melitus, penyakit jantung, dan gangguan metabolik lainnya. Tingginya konsumsi minuman manis dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor di antaranya tingkat pengetahuan tentang bahaya gula dan pengaruh teman sebaya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan bahaya gula dan pengaruh teman sebaya dengan perilaku konsumsi minuman manis. Metode penelitian ini kuantitatif dengan desain survei analitik korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian seluruh siswa kelas VIII MTs Al-Ma'had An-Nur Bantul sebanyak 348 siswa. Sampel berjumlah 78 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 53 siswa (67,9%). Pengaruh teman sebaya sebagian besar berada pada kategori cukup sebanyak 39 siswa (50,0%). Perilaku konsumsi minuman manis menunjukkan bahwa 40 siswa (51,3%) mengonsumsi minuman manis dan 38 siswa (48,7%) tidak mengonsumsi minuman manis. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan bahaya gula dengan perilaku konsumsi minuman manis (p = 0,000), dengan nilai Odds Ratio (OR) sebesar 24,353. Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara pengaruh teman sebaya dengan perilaku konsumsi minuman manis (p = 0,039). Kesimpulannya terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan bahaya gula dan pengaruh teman sebaya dengan perilaku konsumsi minuman manis pada siswa MTs Al-Ma'had An-Nur Bantul Tahun 2026
Downloads
References
Fachruddin, I. I., dkk. (2022). Sugar-Sweetened Beverages Consumption Among Adolescents And Adults In Makassar. GHIZAI, 1(30). Diunduh dari:http://journal.unimerz.com/index.php/ghizai.
Fahria, S. & Ruhana, A. (2022). Konsumsi Minuman Manis Kemasan Pada Mahasiswa Prodi Gizi Universitas Negeri Surabaya. Jurnal Gizi Unesa, 2(2), 95 – 99.
Fawziya, V. R., Adi, M. S., Wuryanto, M. A., & Yuliawati, S. (2024). Hubungan peran teman sebaya dan paparan media sosial dengan tingkat konsumsi minuman berpemanis pada remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 19(2), 110–118.
Ferretti, F., & Mariani, M. (2019). Sugar-sweetened beverage consumption in Asia: Trends and health implications. Journal of Public Health Research, 8(2), 150–158.
Heteriah, S & Kusumawati, L. (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Kebiasaan Konsumsi Makanan Jajanan pada Murid SD Negeri 1 Manarap Lama Kabupaten Banjar. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan. 12 (1).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Informasi konsumsi gula dan minuman berpemanis di Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.
Mubaraqin N H, Rosalina E, Hatussaadah S F. (2024). Hubungan Pengetahuan Efek Negatif dengan Perilaku Konsumsi Minuman Kemasan pada Remaja. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi (JABJ), September 2024, 13 (2): 208-214 Available Online http://jab.stikba.ac.id/index.php/jab DOI : 10.36565/jab.v13i2.782.
Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nurmawaty D & Heryana A. (2022). Perbedaan Pengetahuan tentang Gizi Seimbang dan Konsumsi Makanan Manis Sebelum dan Sesudah Diberikan Penyuluhan Kesehatan pada Warga di RW 08
Cluster Tampak Siring Perumahan Duta Bintaro Tahun 2022,” Jurnal Kesehatan dan Kedokteran, vol. 1, no. 2, Jun. 2022, doi: 10.56127/jukeke.v1i2.251.
Rahmani A D, Musrizal F N, Ayu A, Olivia S, Rusdiana N. (2025). Sosialisasi dan Tingkat Pengetahuan tentang Bahaya Minuman Manis dan Berwarna kepada Siswa Kelas 5A SDIP Insan Robbani. Jurnal Pengabdian Kolaborasidan Inovasi Ipteks; Volume 3, No 3 – Juni 2025; E-ISSN: 29863104.
Wijaya, N. H. (2025). Faktor yang berhubungan dengan kebiasaan konsumsi sugar sweetened beverage pada siswa SMPN 1 Pleret Yogyakarta. EKOMA: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 4(5), 8148–8155.
World Health Organization. (2015). Guideline: Sugars Intake for Adults and Children. Geneva: WHO.
Yulianti R D & Mardiyah S (2024). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Konsumsi Minuman Kemasan Berpemanis pada Remaja. Jurnal Sains Kesehatan Vol. 30 No. 3. Doi: 10.37638/jsk.30.3.90-99.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Norra Hendarni Wijaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
