Pengaruh Aktivitas Menulis terhadap Penyembuhan Luka dan Trauma di Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu

Authors

  • Rani Fardani Universitas Alkhairaat Palu

DOI:

https://doi.org/10.55623/au.v7i1.654

Keywords:

Menulis ekspresif, trauma, luka psikologis, pemulihan trauma, kesehatan mental

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aktivitas menulis terhadap proses penyembuhan luka psikologis dan trauma pada penyintas di Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan 21 responden sebagai partisipan. Data diperoleh melalui kegiatan menulis ekspresif yang dilengkapi dengan observasi dan wawancara untuk mengidentifikasi pengalaman serta perubahan yang dirasakan partisipan selama proses penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas menulis memberikan kontribusi positif terhadap proses pemulihan trauma, terutama pada aspek emosional, kognitif, dan fisiologis. Secara emosional, partisipan mampu mengekspresikan perasaan yang selama ini terpendam sehingga mengurangi beban psikologis. Pada aspek kognitif, aktivitas menulis membantu partisipan memahami kembali pengalaman traumatis, membangun makna, serta meningkatkan kemampuan dalam mengelola pikiran negatif. Sementara itu, pada aspek fisiologis, sebagian partisipan melaporkan munculnya perasaan lebih tenang, berkurangnya ketegangan, dan meningkatnya kualitas istirahat setelah melakukan aktivitas menulis secara berkelanjutan. Meskipun demikian, penelitian juga menemukan adanya hambatan pada tahap awal, terutama berupa keengganan beberapa partisipan untuk menuliskan pengalaman traumatis karena ketidaknyamanan emosional. Namun, seiring berlangsungnya proses, sebagian besar partisipan mampu menulis dengan lebih terbuka tanpa merasa tertekan oleh lingkungan sekitar. Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas menulis ekspresif berpotensi menjadi salah satu intervensi sederhana, mudah diterapkan, dan efektif dalam mendukung pemulihan luka psikologis dan trauma pada masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arlan, A., Telaumbanua, G. S., Ndruru, G. M., Florensa, M. V. A., & Br. Surbakti, J. F. (2024). Efektivitas kombinasi teknik slow deep breathing dan expressive writing terhadap stres mahasiswa keperawatan. Jurnal Keperawatan Jiwa.

Bolton, G., Howlett, S., Lago, C., & Wright, J. K. (Eds.). (2004). Writing cures: An introductory handbook of writing in counselling and therapy. Brunner-Routledge.

Dalman. (2016). Keterampilan menulis. PT Raja Grafindo Persada.

Dalauleng, A. S. A., Widyastuti, & Ridfah, A. (2024). Expressive writing dalam penurunan tingkat stres akademik mahasiswa. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah.

Doyle, L., McCabe, C., Keogh, B., Brady, A., & McCann, M. (2020). An overview of the qualitative descriptive design within nursing research. Journal of Research in Nursing, 25(5), 443–455. https://doi.org/10.1177/1744987119880234

Fikri, H. T. (2012). Pengaruh menulis pengalaman emosional dalam terapi ekspresif terhadap emosi marah pada remaja. Humanitas, 9(2).

Gao, X. (2022). Research on expressive writing in psychology: A forty-year bibliometric analysis and visualization of current status and research trends. Frontiers in Psychology, 13, 825626. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.825626

Hapsari, A. D., & Retnowati, S. (2020). The effect of expressive writing programs on post-traumatic stress disorder symptoms in female victims of domestic violence. Jurnal Sains Psikologi, 9(1), 57–63.

Jauhari, H. (2013). Terampil mengarang. Nuansa Cendekia.

Pennebaker, J. W. (2014). Expressive writing: Words that heal. Idyll Arbor.

Pennebaker, J. W., & Chung, C. K. (2007). Expressive writing, emotional upheavals, and health. In H. S. Friedman & R. C. Silver (Eds.), Foundations of health psychology (pp. 263–284). Oxford University Press.

Pennebaker, J. W., & Smyth, J. M. (2019). Opening up by writing it down: How expressive writing improves health and eases emotional pain (3rd ed.). Guilford Press.

Salmiyati. (2017). Terapi menulis ekspresif untuk menurunkan kecemasan pada anak korban bullying (Tesis Magister). Universitas Sumatera Utara.

Savera, N. D., & Purwaningrum, R. (2022). A literature review: Does expressive writing effective to reduce stress? ProGCouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling, 3(2).

Savitri, S. I., Takwin, B., Ariyanto, A. A., & Aribowo, R. T. A. (2019). Expressive writing changes grief into meaning: A sequential explanatory design approach. COUNS-EDU: The International Journal of Counseling and Education, 4(3), 102–113. https://doi.org/10.23916/0020190423740

Semi, M. A. (2007). Dasar-dasar keterampilan menulis. Angkasa.

Tarigan, H. G. (2008). Menulis sebagai suatu keterampilan berbahasa. Angkasa.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Rani Fardani. (2026). Pengaruh Aktivitas Menulis terhadap Penyembuhan Luka dan Trauma di Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 7(1), 398–405. https://doi.org/10.55623/au.v7i1.654