Pemikiran Historiografi Ibnu Khaldun dalam Muqaddimah dan Ralevansinya terhadap Historiografi Modern

Authors

  • Nur Ahsan Syakur Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Syamhari Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Ahmad Habib Akramullah Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Syahrul Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Muh. Ainul Yaqin Azis Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.55623/au.v7i2.675

Keywords:

Ibnu Khaldun, historiografi Islam, Muqaddimah, asabiyyah, umran, historiografi modern

Abstract

Historiografi Islam klasik pada umumnya berkembang melalui tradisi periwayatan yang menekankan aspek transmisi berita dan penyusunan kronologi peristiwa sejarah. Meskipun memiliki kontribusi besar dalam pelestarian sejarah Islam, pendekatan tersebut sering kali belum disertai analisis kritis terhadap faktor-faktor sosial, ekonomi, politik, dan geografis yang melatarbelakangi suatu peristiwa sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembaruan historiografi yang ditawarkan Ibnu Khaldun melalui Muqaddimah serta menelaah relevansi pemikirannya terhadap perkembangan historiografi modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) melalui analisis terhadap sumber primer dan berbagai literatur ilmiah yang berkaitan dengan historiografi Ibnu Khaldun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Khaldun melakukan transformasi penting dalam historiografi Islam dengan menempatkan sejarah sebagai disiplin ilmu yang harus dianalisis secara kritis melalui verifikasi sumber, pengujian rasional, dan analisis hubungan sebab-akibat. Selain itu, konsep asabiyyah dan umran yang dikembangkannya tidak hanya berfungsi sebagai teori sosial, tetapi juga sebagai instrumen metodologis dalam menjelaskan dinamika perubahan masyarakat dan perkembangan peradaban. Penelitian ini juga menemukan adanya kesesuaian metodologis antara pemikiran historiografi Ibnu Khaldun dan historiografi modern, khususnya dalam aspek kritik sumber, sejarah sosial, dan pendekatan multidisipliner. Oleh karena itu, pemikiran Ibnu Khaldun dapat dipahami sebagai salah satu fondasi penting dalam perkembangan historiografi kritis dan sejarah sosial modern.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad, O., Akramullah, H., & Yani, A. (2013). Muqaddimah Ibn Khaldun : Telaah Historiografi Islam Pendahuluan. Jurnal AL-Hikmah, 10(2), 51–60.

Al-butary, B., Pratama, G. A., & Hafiezh, M. Z. (2022). SIKLUS UMRAN /PERADABAN Burhanuddin Al-Butary, Gita Ayu Pratama, Muhammad Zauki Hafiezh, Yafika Apriliza. Jurnal Dakwatul Islam, 7(1), 49–58.

Efendi, Z. (2024). Ibnu Khaldun dan Teori Peradaban: Relevansi Pemikirannya dalam Dunia Modern. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(6), 2198–2210. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/16620

Faishal, M. (2024). THE PERTINENCE AND IMPLEMENTATION OF IBN. 4, 71–79.

Haldûn, İ. B. N., Yer, U. N. S. İ., Ber, E. L. İ., Nde, Ö. İ., & Köse, F. B. (2017). ARA Ş TIRMA MAKALES İ Ibn Khaldun ’ s S ı rah Narration : A Focus on Al ‐ Iber.

Hami, W. (2025). Filsafat Ibnu Khaldun: Analisis Historis Filosofis. Al-Nizam: Indonesian Journal of Research and Community Service, 3(2), 14–30.

Hamod, M. (2025). Ibn Khaldun’s Evaluation of Historical Narratives in his Muqaddimah and Comparison with the Method of the Muhaddiths. Türkiye İlahiyat Araştırmaları Dergisi, 9(1), 499–517. https://doi.org/10.32711/tiad.1586071

Ii, B. A. B. (n.d.). Biografi Ibnu Khaldun Dan Ibnu Taimiyah. 1–17.

Ilham, M., Dohe, M., Pababbari, M., & Yani, A. (2026). HISTORIOGRAFI KRITIS IBN KHALDUN ( JEMBATAN INTELEKTUAL ANTARA TRADISI ISLAM DAN SEJARAH MODERN ). 14(01), 1–13.

Kadril, M. (2021). Historigrafi Islam pada Masa Klasik Muhammad Kadril HISTORIOGRAFI ISLAM PADA MASA KLASIK. 9(1), 13–22.

Kozhithod, S. (2018). Khaldunian Techniques of Historical Criticism and their Place in Modern Debates on Naqd al-Matn (Content criticism) of Hadith. Journal of Ibn Haldun Studies, Ibn Haldun University, 3(2), 225–238. https://doi.org/10.36657/ihcd.2018.46

Maryam. (2012). Kontribusi Ibnu Khaldun Dalam Historiografi Islam. Thaqafiyyat, 13(1), 205–222.

Nidzom, M. F., & Rafsanjani, F. A. (2022). The Historical Criticism and Causality in The Philosophy of History: Ibn Khaldun’s Perspective. Tsaqafah, 18(2), 227. https://doi.org/10.21111/tsaqafah.v18i2.8118

Nur, M., Islam, U., Sultan, N., Muhammad, A., Samarinda, I., Islam, U., Sultan, N., Muhammad, A., Samarinda, I., Islam, U., Sultan, N., Muhammad, A., Samarinda, I., & Khaldun, I. (n.d.). ASABIYYAH DAN UMRAN : FONDASI SOSIOLOGI ISLAM. 8(2), 1544–1552.

Putri, N., Sari, Z., & Barokah, F. (2024). Pemikiran Pendidikan Islam Menurut Ibnu Khaldun; Relevansi Dan Implementasi Dalam Konteks Modern. Jurnal Penelitian Multidisiplin Terpadu, 8(6), 1091.

Shabila, A., Sunan, U., Surabaya, A., Zuhdi, A., Uin, D. H., & Surabaya, S. A. (2025). Relevansi Pemikiran Sejarah Ibn Khaldun dalam Perspektif Historiografi Modern. Prosiding Konferensi Nasional Mahasiswa Sejarah Peradaban Islam, 2(2), 108–111. https://proceedings.uinsa.ac.id/index.php/konmaspi

Sugari, D., & Hilalludin. (2025). Pemikiran Ibnu Khaldun tentang Peradaban Islam dan Relevansinya bagi Masyarakat Modern. IMANU: Jurnal Hukum Dan Peradaban, 1(1), 1–15. https://www.risetcendikia.com/index.php/jurnal-imanu/article/view/12

Sutikno, F. dan. (2014). Strategi Belajar Mengajar,. PT Refika Aditama, 2, 55.

Yaman, N. (n.d.). O f a h. 5(November 2025), 5682–5692.

Downloads

Published

2026-07-21

How to Cite

Nur Ahsan Syakur, Syamhari, Ahmad Habib Akramullah, Syahrul, & Muh. Ainul Yaqin Azis. (2026). Pemikiran Historiografi Ibnu Khaldun dalam Muqaddimah dan Ralevansinya terhadap Historiografi Modern. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 7(2), 23–31. https://doi.org/10.55623/au.v7i2.675