Kritik Sanad dan Matan: Upaya Menjaga Otentitas Hadits Nabi

Authors

  • Royyan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • A. Muhammad Zia Ulhaq Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Tasbih Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Muh. Sabir Maidin Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.55623/au.v7i1.592

Keywords:

Kritik sanad, kritik matan, otentisitas hadis, kesahihan hadis, ilmu hadis

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji metode kritik sanad dan kritik matan sebagai upaya ilmiah dalam menjaga otentitas hadits nabi muhammad saw., sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat agar lebih kritis dan selektif dalam menerima serta menyebarkan hadits di era digital. Manfaat penelitian ini adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai perinsip -perinsip ilmu hadits dan menjadi referensi bagi pelajar maupun mahasiswa yang yang mempelajari kritik hadits. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan (library research), yaitu menelaah berbagai literatur primer dan sekunder berupa kitab hadits, buku ilmiah, dan jurnal akademik. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kritik sanad berfokus pada penilaian kesinambungan rantai periwayatan (ittisal al-sanad) dan kredibilitas perawi melalui metode al-jarh wa al-ta’dil, sedangkan kritik matan menguji kesesuaian isi hadits dengan Al-Qur’an, hadits yang lebih kuat, akal sehat, fajta sejarah, serta perinsip maqasid al-syari’ah. Suatu hadits dinyatakan shahih apabila memenuhi kedua aspek tersebut secara bersamaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kritik sanad dan matan dua metode yang saling melengkapi dan esensial dalam menjaga kemurnian ajaran islam , serta penguasaannya perlu disosialisasikan lebih luas kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi maraknya penyebaran informasi keagamaan yang tidak terverifikasi di media digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Wahyudin Darmalaksana, “Penelitian Metode Syarah Hadis Pendekatan Kontemporer: Sebuah Panduan Skripsi, Tesis, dan Disertasi,” Diroyah: Jurnal Studi Ilmu Hadis Vol. 5, No. 1 (2020): 1–10.

Pasiska, Nurlaila Kamsi, dan Rama Wijaya Kesuma Wardhani, “Menjaga Kesehatan Mental dengan Pendekatan Shalat: Analisis Sanad dan Matan Hadis,” Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam Vol. 1, No. 2 (2020): 227–250. .

Al-Munawar, S. A. H. (2020). Metode Kritik Matan Hadis Menurut Pandangan Muhadditsin Mutaqaddimin. Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Vol. 2 No.

Hera, S. H. (2020). Kritik Ignaz Goldziher dan Pembelaan Musthofa al-Azami terhadap Hadis dalam Kitab Shahih al-Bukhari. Jurnal Living Hadis.

Imtyas, R. (2020a). Metode Kritik Sanad dan Matan. Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin, 4 No.1.

Imtyas, R. (2020b). Metode Kritik Sanad dan Matan. Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Vol. 4 No.

Muh Fatkul Mubin, Jannatul Husna, dan N. (2021). Objektifitas Pemikiran Azami Tentang Sejarah Penulisan Hadis. Jurnal Studi Keislaman, Vol. 21 No, 141–164.

Muhammad Fikri Akbari, Hairul Hudaya, dan H. M. (2024). Metode Kritik Matan Hadis Perspektif Ulama Hadis. Al-Falah: Jurnal Keislaman Dan Kemasyarakatan.

Nur Alim, Zidny Irfanal Haqq, La Ode Ismail Ahmad, dan S. K. (2025). Kritik Matan Hadis: Validitas Epistemologi Klasik dan Modern. El-Mizzi: Jurnal Ilmu Hadis.

Sahab, A. N. (2018). The Urgency Discourse of Matan and Sanad Criticism on Hadith,” Journal of Qur’an and Hadith Studies. Journal of Qur’an and Hadith Studies, Vol. 7 No.

Suhaimi, S. M. (2021). Menelisik Autentisitas Sebuah Hadis: Studi atas Kaidah Keshahihan Hadis Ditilik dari Sanad dan Matan. Al-Ulum: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Ke Islaman, Vol. 8 No., 214–224.

Suparta, M. (2020). Studi Ilmu Hadis. Raja Grafindo Persada.

Ulumul Hadis karya Muhammad Ajjaj al-Khatib, terjemahan Indonesia, Jakarta: Ummul Qura, 2017.

Metodologi Kritik Hadis karya Syuhudi Ismail, Jakarta: RajaGrafindo Persada, cetakan 2019.

Downloads

Published

2026-06-05

How to Cite

Royyan, A. Muhammad Zia Ulhaq, Tasbih, & Muh. Sabir Maidin. (2026). Kritik Sanad dan Matan: Upaya Menjaga Otentitas Hadits Nabi. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 7(1), 34–39. https://doi.org/10.55623/au.v7i1.592