Kontribusi Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama dalam Bidang Politik, Pendidikan dan Sosial Budaya dalam Pengembangan dan Penerapan Hukum Islam di Indonesia

Authors

  • A.Indraerawati indra Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Kurniati Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Abd Rahman R Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.55623/au.v4i2.207

Keywords:

Keywords: Muhmmadiyah, Nahdatul Ulama, Organisasi Islam.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama dalam Bidang Pendidikan, Politik dan Sosial Budaya dalam Pengembangan dan Penerapan Hukum Islam di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan teologi normatif dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan hukum Islam di Indonesia melalui kontribusi dua ormas Islam yakni Muhammmadiyah dan Nahdatul Ulama sangat berpengaruh hal ini dapat dibuktikan dengan adanya pendirian Lembaga-lembaga Pendidikan seperti perguruan tinggi, institusi, politeknik bahkan akademi yang berada dibawah naungan Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama, sedangkan dalam bidang Politik Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama telah banyak berpartisipasi dalam memberikan fatwa dalam pembentukan perundang-undangan seperti kritik dan sarannya dalam Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Dari setiap ormas Islam yang terdapat di Indonesia, masing-masing memiliki karakter dan pengaruh tersendiri dalam pengembangan dan upaya penegakan hukum Islam. Namun umumnya melakukan kegiatan keagamaan (dakwah), pelayanan pendidikan, kesehatan, sosial, politik, hingga ke pemberdayaan ekonomi. Pembaruan dalam hukum Islam di Indonesia dilakukan secara bertahap dan tidak hanya dalam bidang peribadatan/keagamaan (diyānī), tetapi juga dalam bidang qaḍā’i (yudisial) melalui fatwa-fatwa yang dikeluarkan oleh lembaga hukum Islam masing-masing organisasi.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Azis Dahlan Abdul, [et al.], Ensiklopedi Hukum Islam, Jilid 3, Cet. I Jakarta: PT Ichtiar Baru Van Hoeve, 1996.

al-Fath Muhammad Abû ‘Abd al-Karîm bin Abû Bakr Ahmad al-Syahrastânî, al-Milql wa al-Nihal, Beirut: Dâr al-Fikr, t.th.), 200.

Effendy, Bahtiar, Islam Dan Negara; Transformasi Pemikiran Dan Praktik Politik Islam Di Indonesia, Cet. I Jakarta: Paramadina, 1998.

Korver, A.P.ESarekat Islam Gerakan Ratu Adil ? Jakarta: Grafiti Pers, 1985

Kurniati, Misbahuddin, “Konsep Hukum Islam dalam Mewujudkan Stabilitas dan Perubahan dalam Masyarakat Jurnal Pengabdian Mandiri 2 no.1 (Januari 2023): h. 119.

Madjid, Nurcholis. Islam Doktrin & Peradaban: Sebuah Telaah Kritis tentang Masalah Keimanan, Kemanusiaan, dan Kemoderenan, (Jakarta: Yayasan Wakaf Paramadina, 2005.

Machmudi, Sejarah Dan Profil Ormas-Ormas Islam Di Indonesia, Depok: PTTI UI, 2013.

Mansur, Ahmad Suryanegara, Api Sejarah Bandung: Salamadina, 2010

Mubarok, Jaih, Metodologi Ijtihad Hukum Islam Yogyakarta: UII Press, 2002.

Ratu Perwiranegara, Alamsyah, Islam Dan Pembangunan Politik Di Indonesia Jakarta: cv. Mas Agung, 1987

Ramayulis, Sejarah Pendidikan Islam: Napaktilas Pembaharuan Konsep, Filsafat dan Metodologi Pendidikan Islam dari Era Nabi SAW sampai Ulama Nusantara Jakarta: Kalam Mulia, 2016.

Shomad, Abdul. Hukum Islam Penormaan Prinsip Syariah Dalam Hukum Indonesia, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2015.

S, Huda. “Teologi Mustad’afin di Indonesia: Kajian atas Teologi Muhammadiyah,” TSAQAFAH 7(2) (2011). h. 345-374 DOI: https://doi.org/10.21111/tsaqafah.v7i2.8

Shobron, Sudarno, Muhammadiyah dan NU dalam Pentas Politik Nasional (Solo: Muhammadiyah University Press, 2003) dalam Dian Berkah, “Perkembangan Pemikiran Hukum dalam Muhammadiyah,” Jurnal Hukum Islam 10, no. 1 (Juni 2012): h. 72.

Downloads

Published

2023-12-09

How to Cite

indra, A., Kurniati, & Abd Rahman R. (2023). Kontribusi Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama dalam Bidang Politik, Pendidikan dan Sosial Budaya dalam Pengembangan dan Penerapan Hukum Islam di Indonesia. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 4(2), 1–7. https://doi.org/10.55623/au.v4i2.207
icon-doi : https://doi.org/10.55623/au.v4i2.207