Implikasi Hukum Islam terhadap Pemanfaatan Teknologi Biomedis
DOI:
https://doi.org/10.55623/au.v7i1.587Keywords:
Hukum Islam, Teknologi Biomedis, Maqashid Syariah, Bioetika, IjtihadAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi hukum Islam terhadap pemanfaatan teknologi biomedis dalam perspektif maqashid syariah serta mengkaji relevansi prinsip-prinsip syariah dalam merespons perkembangan teknologi kesehatan modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif-analitis berbasis studi kepustakaan, dengan mengkaji berbagai literatur ilmiah, fatwa, dan konsep hukum Islam kontemporer yang berkaitan dengan teknologi biomedis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum Islam pada dasarnya bersifat adaptif dan dapat menerima pemanfaatan teknologi biomedis sepanjang berorientasi pada kemaslahatan, khususnya dalam menjaga jiwa dan keturunan. Namun demikian, terdapat dinamika perbedaan pandangan terhadap teknologi yang lebih kompleks seperti rekayasa genetika dan kecerdasan buatan dalam medis, yang menuntut pendekatan ijtihad yang lebih kontekstual dan interdisipliner. Penelitian ini juga menemukan adanya kesenjangan antara perkembangan teknologi dengan pemahaman masyarakat Muslim terhadap implikasi hukumnya. Oleh karena itu, pendekatan maqashid syariah menjadi kerangka yang relevan dalam menjembatani antara inovasi teknologi dan nilai-nilai syariah. Kesimpulannya, hukum Islam memiliki potensi besar untuk merespons perkembangan teknologi biomedis secara konstruktif, namun memerlukan penguatan kajian yang komprehensif dan kontekstual agar mampu memberikan panduan yang aplikatif bagi masyarakat.
Downloads
References
Aini, N., & Rahman, F. (2022). Bioetika dalam perspektif hukum Islam kontemporer. Jurnal Hukum Islam, 20(2), 145–160.
Akbar, M. (2021). Rekayasa genetika dalam perspektif maqashid syariah. Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah, 31(1), 89–104.
Amiruddin, A., & Sari, D. (2023). Teknologi biomedis dan tantangan etika Islam di era modern. Jurnal Studi Islam, 18(1), 55–70.
Anwar, K. (2020). Transplantasi organ dalam perspektif hukum Islam. Al-Mazahib: Jurnal Pemikiran Hukum Islam, 8(2), 201–215.
Aziz, R., & Hidayat, T. (2024). Artificial intelligence dalam diagnosis medis: Tinjauan etika Islam. Jurnal Ilmiah Islam Futura, 24(1), 33–48.
Darma, A. M. R., Misbahuddin, M., & Kurniati, K. (2023). Konsep hukum Islam dalam mewujudkan stabilitas dan perubahan dalam masyarakat. Jurnal Pengabdian Mandiri, 2(1), 115-124.
Fadhilah, N. (2021). Maqashid syariah sebagai pendekatan hukum Islam modern. Jurnal Syariah dan Hukum, 13(2), 167–182.
Fauzi, A., & Karim, M. (2022). Hukum Islam dan teknologi reproduksi berbantu. Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial, 17(1), 75–90.
Hakim, L. (2023). Dinamika ijtihad dalam menghadapi perkembangan teknologi modern. Jurnal Ushuluddin, 31(2), 210–225.
Halim, A., & Yusuf, M. (2021). Prinsip darurat dalam hukum Islam dan implementasinya di bidang medis. Al-Qadha: Jurnal Hukum Islam, 8(1), 45–60.
Hasanah, U. (2020). Etika kedokteran dalam perspektif Islam. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Islam, 5(2), 99–112.
Hidayat, S. (2022). Integrasi ilmu dan agama dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 25–40.
Ibrahim, R., & Latif, A. (2024). Bioengineering dan hukum Islam: Analisis normatif. Jurnal Al-Ahkam, 34(1), 120–135.
Ismail, N. (2021). Fatwa kontemporer tentang teknologi medis dalam Islam. Jurnal Fatwa dan Syariah, 6(2), 88–102.
Kurniawan, D., & Putri, S. (2023). Teknologi kesehatan dan perspektif sosial keagamaan di Indonesia. Jurnal Sosial Keagamaan, 9(1), 59–74.
Maulana, A. (2022). Kecerdasan buatan dan etika Islam dalam dunia medis. Jurnal Teknologi dan Peradaban Islam, 4(2), 101–115.
Mulyadi, E. (2020). Hukum Islam dan tantangan bioteknologi modern. Jurnal Hukum dan Pembangunan Islam, 15(1), 77–92.
Nur Khaera, Rahman, A., & Kurniati. (2022). Paradigma Produk Hukum Islam di Indonesia: Tinjauan Kritis Polarisasi Karakteristik dan Otoritas Madzhab Produk Pemikiran. Mazahibuna: Jurnal Perbandingan Mazhab , 31–48. https://doi.org/10.24252/mh.vi.26364
Nasution, H., & Ridwan, M. (2023). Maqashid syariah dalam kajian bioetika Islam. Jurnal Studi Syariah, 14(2), 133–148.
Nugroho, P. (2021). Analisis hukum Islam terhadap bayi tabung. Jurnal Al-Adalah, 18(1), 67–82.
Rahman, B. M. (2019). Masa depan wajah Islam Indonesia: Kajian atas Islam moderat-progresif. Nusantara: Journal for Southeast Asian Islamic Studies, 15(1), 10–25.
Rahman, F. (2024). Transformasi hukum Islam di era teknologi digital. Jurnal Ilmu Syariah, 19(1), 12–27.
Ridwan, Kurniati, Misbahuddin. “Relevansi Fungsi Dan Tujuan Hukum Islam Dalam Era Modern.”." Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Dan Kemasyarakatan 5: 390-404.
Said, M., & Abdullah, R. (2022). Bioetika Islam dan tantangan globalisasi. Jurnal Pemikiran Islam, 10(2), 145–160.
Saleh, M., & Yusuf, A. (2025). Pendekatan maqashid syariah dalam hukum Islam kontemporer. Jurnal Hukum Islam, 23(1), 1–15.
Sari, L. (2020). Teknologi medis dan perspektif hukum Islam di Indonesia. Jurnal Al-Mizan, 16(2), 200–214.
Wahyuni, T., & Firmansyah, H. (2023). Perspektif ulama terhadap rekayasa genetika. Jurnal Ilmiah Keislaman, 12(1), 90–105.
Zulkarnain, A. (2022). Hukum Islam dan perkembangan teknologi modern. Jurnal Syariah Kontemporer, 9(1), 33–48.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sudirman, Kurniati, Misbahuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
